Posted by Ramoun Apta at 21.33
Read our previous post
jerapah serapah, serapahseperti jerapah yang setiap petang menjuluk dedaun
di pepucuk pohon dengan leher panjangnya.
boleh jadi kau contoh bahan gelak di kampus-kampus
sebab gigimu lebih lunak dari lidah. kau selalu melirik
guru lain dan ingin pula menjadi guru besar sehingga
mencemooh adalah pembelajaran di muka kelas-kelas
yang selalu didapat terdidik dalam setiap pemahaman.
kau juga ingin naik pangkat menjadi profesor. namun tak sejengkal
ilmu pun mampu meluruskan kejujuran dalam setiap hasrat mereka
setelah mempelajari sebuah-duabuah ajaran dalam kelas pimpinmu.
aku jadi teringat serapahmu tentang sebuah pengampunan.
dimana dulu kau meminta dengan sangat bahwasanya dalam
tiap-tiap dosa pasti selalu ada jalan keluar agar kembali suci.
LPK, 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar