Posted by Ramoun Apta at 20.59
Read our previous post
di Kilometer Tiga Ratus Dua Puluh1.
di kilometer tiga ratus dua puluh
aku menemukanmu.
sejauh apa pun larimu di setiap pematang disetiap petang
aku tahu di ujung jalan itu juga kau merenung.
aku menyuamu umpama upik dipinang bujang
aku meramu, kau meminum.
2.
di kilometer tiga ratus dua puluh
aku menemukanmu
tak gubahnya kayu dimusim panas.
Kafe Stand by, 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar