Posted by Ramoun Apta at 21.30
Read our previous post
seribu puisi ini merupamutentang doa-doa puja-puji
yang selalu mengiang rindu
tentang tanah-tanah pasi
yang muncul dari air mata
sisa dari bakar rindu purba
oh, puan. mari dendangkan puisi ini
jangan biarkan hujan lebih dulu
melangkah kakinya yang seribu
hingga melunturkan bait rindu
dimana seribu kata suci
dirangkai satu menjadi janji
LPK, 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar