Posted by Ramoun Apta at 21.35
Read our previous post
ya. ini tentang kita , puansetelah sekian lama menari diberanda dua
aku teringat simpang batu hiu yang dulu. tempat kita
bersama saling bersuap nasi dan dengan sebotol
air mineral yang kita seruput secara bergantian.
ah, terkadang waktu terlalu kanji untuk mengikat. sangat pandai
menggoda dan memicu ingin untuk gegabah. sehingga dikemudian
risalah seronok tentang detik yang buta terusan pandai berumpat-umpatan
pada jam malam.
(dimana jhon dan jane bernyanyi seirama lolong anjing di tengah badai
dan menari seirama budak berkejaran)
barangkali segumpal sajak yang tercipta dari tempaan hari
yang bertahun akan seutuhnya merupamu yang aduhai. aku menyusun
bait kata-kata yang sebagiannya tentangmu yang pandai merangkai
bebunga yang seringkali terlihat disaat kau menyemainya di antara semakku
yang lain. ya. ini tentang kisah dibatu hiu yang dimulai tak bertulis tinta.
Terminal Atas Ma. Bungo - Tunas Mandiri - LPK, 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar